Foto : Banner kegiatan pelaksanaan proyek di Desa Padandangan Kec. Pasongsongan Kab. Sumenep
Prorakyatonlin.id Sumenep –
Kualitas Proyek ” Rekonstruksi jalan padangdangan campaka di Desa Padangdangan Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep Jadi Sorotan Publik.
Banyaknya temuan yang terjadi dilapangan menjadi perhatian serius dari ketua LSM GARIS .
Secara kebetulan proyek tersebut tepat berada di depan gudang pengiriman kelor terbesar di padangdangan pemiliknya Ketua LSM GARIS.
Usut punya usut ternyata proyek yang dikerjakan oleh CV. Cahaya Beton Abadi dengan kontrak : 600.1.9/ 59932432/ KTR 03 /108.3 /2025. Senilai Rp. 638.897.000 yang sumber dananya diambil dari APBD Kabupaten Sumenep terus jadi perhatian.
Dibalik terlaksanyanya proyek tersebut ternyata ada sosok Anggota Dewan dari fraksi PKB dibelakangnya.
Dari penelusuran ketua LSM GARIS Nurhasan menemukan banyak titik kelemahan dan kerusakan ” Tampak ada retakan di sejumlah titik proyek rekonstruksi jalan dan rabat beton, sepanjang pekerjaan sudah banyak yang rusak dan Amblas di ruas sepanjang jalan baik dari sisi kiri dan kanan. 28/10/2025.
Berdasarkan foto kondisi jalan saat ini yang beredar ditengah-tengah masyarakat proyek yang dikerjakan CV. Cahaya Beton Abadi , terlihat dibeberapa titik cor beton jalan sudah retak. Kondisi ini menunjukkan bahwa, kualitas cor beton diduga tidak sesuai standar atau pekerjaan tidak sesuai dengan metode pelaksanaan yang telah diperjanjikan dalam kontrak.
Sementara itu, Dinas PU Kabupaten Sumenep saat dikonfirmasi dikantornya dengan entengnya mengatakan coran yang retak akan diperbaiki karena masih dalam masa pemeliharaan dan akan segera diperbaiki.
Sampai berita ini di publis kandisi pekerjaan dilapangan belum juga ada perbaikan.
“Kita mendorong Inspektorat turun memeriksa ke lapangan dan memanggil Pelaksana maupun konsultan pengawas untuk dimintai pertanggung jawaban. Konsultan pengawas memiliki peran krusial dalam memastikan mutu dan standar pekerjaan konstruksi sesuai dengan kontrak,” ucap ketua LSM GARIS.
Dikatakan Nurhasan untuk pembuatan jalan beton type K-350 dengan tebal coran 25 cm dan harus menggunakan fast track
“Faktanya, terjadi retak dan pecah. Apakah ketebalan cor tersebut sudah sesuai dengan spesifikasi teknis? Benarkah ketebalan cor 25 cm? ” beber Nurhasan
Tidak hanya itu, Nurhasan juga menyoroti untuk pekerjaan yang ini banyak kejanggalan ” Tunggu saja tanggal mainnya sekali saya bergerak tak akan mundur lagi ” Tuturnya. ( AJ )





