Foto : Pekerjaan TPT di Jalan Kalimas Gotogu Desa Poreh Kec. Lenteng Kab. Sumenep diduga tidak sesuai spesifikasi.
Prorakyatonline.id, Sumenep
Kepala Desa Poreh Kecamatan Lenteng Kab. Sumenep, Abd. Gafur bakal dilaporkan ke Inspektorat oleh aktifis di Kab. Sumenep,
Indikasi pelaporan itu berawal, dari hasil temuan para aktifis, soal Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Jalan Kalimas Gotogu Desa Poreh Kec. Lenteng Kab. Sumenep.
Proyek TPT yang saat ini tengah berlangsung itu menyita perhatian publik, pekerjaannya dinilai asal jadi dan tidak sesuai dengan spesifikasi dana anggaran yang diambil melalui dana DD
Hal itu ditemukan, saat reporter prorakyatonline mengunjungi lokasi proyek pembangunan TPT dan menemui salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Kepada media, Ia menuturkan, jika pekerjaan TPT itu bakal dihentikan, karena ada persoalan internal antara pemilik tanah dengan Kepala Desa. Tegasnya
Reporter semakin penasaran, jika keberadaan proyek pembangunan TPT yang sedang dalam pekerjaan itu sudah ditengarai bermasalah, bagaimana jika pekerjaan itu selesai dipastikan hanya seumur jagung.
Setelah diviralkan melalui pemberitaan lewat media online, sontak mendapat apresiasi para pegiat sosial dan aktifis di lingkungan Kab. Sumenep,
Moh. Ali, menilai, bahwa temuan teman-teman aktifis dan Media, tidak mungkin diviralkan, jika pekerjaan proyek sesuai dengan sfek dan tidak menimbulkan kecurigaan.
Makanya, kata dia, para aktifis meminta agar pihak Kecamatan selaku control pengawas, untuk melakukan pemanggilan Kepada Kepala Desa Poreh agar memberikan teguran keras atas pekerjaan proyek TPT yang diduga asal jadi, menemukan titik akhir. Tegasnya
” Jika pihak Kecamatan tidak melakukan pemanggilan, berarti ada dugaan kerjasama diantara pihak Kecamatan dengan Kepala Desa Poreh, ini wajib hukumnya untuk dikembangkan dan dilaporkan”
Sebab, kegaiatan proyek yang bersumber dari dana DD maupun ADD tidak akan lepas dari control dan pengawasan, jika ini terkesan diabaikan dan asal jadi, kenapa harus terlaksana. unggkapnya
Apalagi, sambungnya, terkait Proyek Pembangunan TPT di Desa Poreh, mendapat cibiran dari masyarakat dan kurang mendapat respon positif, sehingga diduga hanya menghabiskan dana anggaran Desa saja. Pungkasnya
Sementara Kepala Desa Poreh, Abd. Gafur, S. Kep saat ditemui di Balai Desa Poreh sedang tidak dikantor kata salah satu staffnya yang bersangkutan sedang ada kegiatan di Surabaya. (Bersambung)





