Pengrusakan Pintu TPS 3R Di Desa Aeng Panas, Bakal di laporkan. Beginilah kronologisnya.

Foto : Syarif, Warga asal Desa Aeng panas Pragaan Sumenep.

Sumenep, prorakyatonline.id

Terus disoal dan menjadi atensi bagi Desa, terkait Pengrusakan pintu TPS 3R Di Desa Aeng Panas Pragaan Kab. Sumenep, yang di viralkan oleh Media online.

Warga asli Desa Aeng Panas, Syarif mengaku kerapkali ditelpon awak Media dan LSM menanyakan keberadaan Kepala Desa Aeng Panas, kemudian menanyakan perihal TPS 3R. Katanya

” Saya sampaikan kalau saya tidak paham, karena saya hanya dikasih tugas untuk mengawasi areal lokasi TPS 3R, untuk hal yang lain, silahkan kepada kepala Desa”

Ia juga mengatakan, langkah yang dilakukan oleh oknom itu tidak mencerminkan etika yang baik, padahal sebagai warga indonesia harus patuh secara hukum dan undang-undang. Jelasnya

” Perbuatan oknom itu, harus di berikan sangsi secara hukum, karena sudah nyata-nyata merusak fasilitas negara, saya sangat kesel mas, pekerjaan yang dinilai premanisme itu”

Syarif, menunjukkan pintu yang dirusak itu untuk di tunjukkan kepada Kepala Desa dan kemudian dijadikan bahan pelaporan sesuai dengan petunjuk yang dikirim oleh seseorang melalui Wats Ap. Tudingnya

” Saya simpan nomor kontaknya yang mengirim foto ke saya, dan saya tidak mengenali, karena secara bersamaan sewaktu foto dikirim tak lama kemudian terbitlah pemberitaan, terkait TPS 3R ”

Syarif juga menyoal adanya pemberitaan yang tidak balance dan cendrung sepihak, jadi tanpa ada keterangan kepala Desa atau pihak yang terkait di pemerintahan Desa jangan dulu diterbitkan. Tudingnya

” Saya hanya kaget mas, pada saat saya melihat kondisi pintu tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) dirusak, baru setelah itu saya sampaikan kepada Kepala Desa ”

Ia juga mengatakan, Kepada media agar berhati-hati dalam merangkai kata, jika ada temuan singkronkan dulu masalahnya, menggunakan kajian yang benar dan tepat, tidak asal menuding kesalahan dan membesar-besarkannya.

” Artinya, pada saat melihat kesalahan janganlah sampean memposisikan diatas angin dan beranggapan dirinya yang paling benar ”

Kata Syarif, Pengrusakan itu di nilai tidak wajar, ya setidaknya kita laporkan saja, sebagai efek jera, agar tidak semena-mena terhadap fasilitas umum milik warga Aeng Panas. Pungkasnya (fay)