Di Kab. Sumenep, Acara Pernikahan Bersamaan Dengan Pelantikan Presiden RI ke Delapan, Beginilah Respon Masyarakat Gapura

Rini Purwati Ningsih, S. AK dan Irwan Didik Permana, SE, didampingi keluarganya saat di pelaminan

Sumenep,- Kebahagaian tengah dirasakan, Rini Purwati Ningsih S.AK, putri kedua dari Bapak, Alm. H. Lutfi dan Hj. Ririn, Dusun Pajagalan Desa Gapura Barat Kec. Gapura Kab. Sumenep Madura.

Kebahagiaannya terlihat, saat seorang lelaki perjaka mengambil keputusannya untuk menjadi Imam bagi dirinya, dan bersedia meminangnya dengan Bismillah. Kesiapan pria sejati itu dibuktikan dengan terbitnya buku nikah dari kementrian Agama Kab. Sumenep, sebagai bukti kalau keduanya telah memiliki sertifikat cinta.

Secara sah, mereka telah resmi menikah dan menjadi sepasang kekasih yang berbahagia, hari-hari mereka dibaluti dengan perasaan cinta yang bahagia, saling berbagi cerita, bertegur sapa dan saling menyenangkan.

Dan lelaki itu bernama, Irwan Didik Permana SE, putra dari Bapak Ade Setiawan (Alm) dan Ibu Yenny Toskanwati, keduanya disandingkan di pelaminan sebagai seorang kekasih yang saling mencintai.

Bahkan, momen bahagia yang bersejarah itu dicatat oleh kementrian Agama Kab. Sumenep, pada Hari Minggu Tanggal 20 Oktober 2024 dikediaman pembelai perempuan.

Para tamu dan undangan yang hadir terlihat sangat berbahagia dan bersenang hati melihat kedua pembelai saling melempar senyuman dan menyambut tamu dengan penuh santun dan khidmat.

Tidak hanya itu, kebahagiaan mereka mengetuk hati semua undangan dan para hadirin yang hadir, karena keberlangsungan momen berbahagia itu bertepatan dengan pelantikan Bpk. Presiden terpilih, Prabowo Subianto sebagai Presiden RI tahun 2024-2029.

Hal yang menakjubkan dan sangat luar biasa, karena secara bersamaan sejarah Indonesia mencatat kedua pasangan yang sedang berbahagia itu, sebagai pasangan legendaris menuju Indonesia emas.

Sejarah pernikahan yang legendaris dan bersejarah, tentu menjadi catatan terindah bagi kedua pembelai, antara Rini dan Irwan, hubungan keduanya diaminiĀ  banyak para tamu undangan yang hadir.

Sejarah kebahagian sepasang kekasih yang saling mencintai itu menuai kisah panjang, kisah romantisme keduanya menjadi potret sejarah yang tidak terlupakan. Inilah potret kebahagiaannya. (Moh. Anwar)