Zahri dan Silvia Menikah, Beginilah Harapan Wakil Bupati Kab. Sumenep, Hj. Dewi Khalifah SH, MH

Kedua mempelai, Zahri dan Silvia saat berada di pelaminan dihadapan ratusan undangan yang hadir. (ft. Faisal ER)

ProRakyatOnline,- Reporter Trans Kab. Sumenep, Zahri akhirnya menghabiskan masa lajangnya dengan mempersunting gadis jelita Silvia Romadhani putri dari Pak Asmawi dan Ibu Tusmina Desa Kolpo Kecamatan Batang-Batang Kab. Sumenep

Resepsi berlangsung pada hari senin tanggal 19 Agustus 2024 jam sehari, Zahri, adalah Putra dari Bapak Misno dan Ibu Moniye yang juga berasal dari desa yang sama yakni, Desa Kolpo Kecamatan Batang-Batang Kab. Sumenep.

Sungguh, suasana kebahagian mereka terlihat sangat romantis, menjadi sepasang kekasih yang tak terpisahkan, saling melempar senyum kepada tamu undangan yang datang.

Hadir dalam kegiatan resepsi, Wakil Bupati Kab. Sumenep, Hj. Dewi Khalifah, SH, MH. Tokoh masyarakat, Dan Kepala Desa Kolpoh, Hj. Asturiah, Camat Batang-Batang, Mujib dan Babinsa Kodim 0827 dan berikut ratusan undangan yang hadir.

Keluarga Asmawi, mengucapkan banyak berterima kasih kepada segenap undangan yang hadir dalam rangka acara resepsi putrinya. Acara yang dikemas sangat sederhana namun menyita perhatian punblik.

“Saya sangat berterima kasih kepada segenap tamu undangan yang sudah berkenan hadir memenuhi undangan kami sekeluarga dalam acara resepsi anak kami.”

Ratusan sorot mata menyaksikan kedua mempelai layaknya seorang Raja dan Ratu.

Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah dalam sambutannya mengatakan, kewajiban orang tua itu memiliki tiga hal, pertama memberikan nama yang bagus, kedua memberikan pendidikan ke anak sampai memiliki kesempurnaan akal dan yang ketiga menikahkan anak ketiga sudah dianggap dewasa.

Ia juga mengutip Al-Qur’an, tercapainya mawaddah warohmah itu karena adanya rasa syukur diantara keduanya, artinya pernikahan itu bisa langgeng karena tidak adanya pertengkaran diantara keduanya.

Wakil Bupati mengumpamakan pasangan suami istri itu seperti sepotong baju yang dipakai, jadi jika baju itu rusak bisa dijahit lagi, artinya, kalau suami istri sedang bertengkar, jangan sampai ada yang tahu kecuali berdua.

Jika saling menjaga dan saling menghargai pasangan, Maka hidup akan bahagia selamanya didunia dan di akhirat. Pungkasnya

Kemudian acara ditutup dengan doa dan kebarokahan. (Faisal ER)