ProRakyatOnLine,- Kurang lebih, 330 Pemerintahan Desa yang tersebar di Kab. Sumenep akan melakukan Study Tour ke kota Bandung. Kegiatan yang diagendakan pada hari Jumat tanggal 26 sampai 29 Juli 2024 bertempat di Hotel Aryaduta Bandung itu berpotensi menuai masalah.
Ketua Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Kab. Sumenep, Zaifiddin, meminta Badan Pengawas Keuangan (BPK) Negara untuk turun ke Kab. Sumenep.
Sebab, kata dia, Study Banding yang dilakukan oleh Kepala Desa Se-Kab. Sumenep, ke kota Bandung itu terindikasi menghamburkan uang dengan tanpa dasar yang tidak menyenangkan.
Apalagi, perjalanannya mengambil dari dana desa, ini pasti bermasalah, makanya, saya meminta BPK itu meng audit dana desa yang diduga dijadikan bancaan program rekreatif yang dilakukan oleh sejumlah kepala desa yang tersebar di Kab. Sumenep, Tegasnya.
“Saya masih belum tahu pastinya, apakah kegiatan study Banding itu menggunakan uang sendiri atau diambil dari Dana Desa (DD) atau Anggaran Dana Desa (ADD) tapi yang jelas nantinya akan ketahuan dari Laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana desa tahun anggaran 2024”
Kata Zai, pihaknya masih akan memperdalam materi untuk dapat membuktikan kebenaran mengenai alokasi anggaran yang digunakan Kepala Desa dalam melakukan study Banding ke Kota Bandung, jelasnya.
“Saya bersama Tim Investigasi sudah turun ke beberapa Camat untuk mencari info mengenai dana anggaran yang digunakan oleh kepala Desa dalam melakukan Study Banding ke Kota Bandung”
Menurut Zai, Study Banding ke kota Bandung itu menjadi atensi publik juga mengingat sebentar lagi Pilkada kabupaten 2024, jadi terindikasi ada muatan politik yang ditunggangi oleh kepentingan para politikus dan pengusaha, pungkasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat desa (DPMD) Kab. Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf AP, M.Si terkesan menghindar dari cercaan media yang diduga memberikan peluang untuk melakukan bancaan terkait penyalahgunaan program dana desa.
Berkali-kali didatangi ke kantornya, selalu saja keluar dan kata salah satu staffnya yang bersangkutan sedang mengikuti kegiatan bersama Bupati, Pungkasnya. (Faisal ER)





