Tindakan Sosial Orang Tua dalam Menanamkan Nilai-Nilai Keislaman pada Anak: Studi Kasus di Desa Karduluk, Kabupaten Sumenep, Indonesia

Foto ; Imalah

Sebuah penelitian terbaru yang menunjukkan tentang moralitas Pendidikan terhadap anak di Desa Karduluk Kec. Pragaan Kab. Sumenep.

Hasil dan riset penelitian yang dilakukan oleh Imalah dari berbagai sumber menyajikan tentang kultur dan kajian sosial pendidikan anak di Desa Karduluk.

Menurutnya, Erosi nilai-nilai keagamaan dan moral pada anak, yang diperparah oleh modernisasi dan disrupsi digital, menimbulkan kekhawatiran atas melemahnya peran keluarga sebagai agen utama pendidikan Islam.

Dari hasil Penelitiannya ini bertujuan untuk menganalisis tindakan sosial orang tua dalam menanamkan nilai-nilai keislaman pada anak dalam konteks sosio-kultural Desa Karduluk, Kabupaten Sumenep, Indonesia.

Dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang berlandaskan teori tindakan sosial Max Weber, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen terhadap sepuluh keluarga, tokoh agama, dan pendidik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan empat tipe tindakan sosial—tradisional, rasional-bernilai, afektif, dan rasional-instrumental—dalam mentransmisikan nilai aqidah, ibadah, dan akhlak kepada anak.

Tindakan tradisional dan afektif mendominasi proses pewarisan nilai lintas generasi, sedangkan tindakan rasional-bernilai dan rasional-instrumental merefleksikan strategi adaptif untuk mempertahankan ketahanan religius di tengah tantangan sosial-ekonomi dan paparan digital.

Sinergi antara keluarga, lembaga keagamaan (langgar dan madrasah diniyah), serta struktur sosial lokal memperkuat keberlanjutan nilai keislaman dan kohesi sosial di komunitas pedesaan.

Studi ini memberikan kontribusi pada diskursus sosialisasi keagamaan dan keberlanjutan budaya dengan menunjukkan bagaimana komunitas tradisional mampu menegosiasikan transformasi modern secara pragmatis sambil menjaga fondasi moralnya.

Kata kunci: tindakan sosial orang tua, nilai-nilai keislaman, teori tindakan sosial Weber, sosialisasi keagamaan, komunitas pedesaan, keberlanjutan budaya. (*)

Hal ini disusun oleh ; (1) Imalah (2) Oman Sukmana (3) Wahyudi (4) Gonda Yumitro

Hasil Penelitian

1. Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Raudhatul Iman Sumenep
Email: imelia.angrista@email.com
2. Universitas Muhammadiyah Malang. Email: oman@umm.ac.id
3. Universitas Muhammadiyah Malang
Email: wahyudiwinarjo64@umm.ac.id
4. Universitas Muhammadiyah Malang
Email: gonda@umm.ac.id