Foto : Tuai masalah Pekerjaan Rabat Beton di Dusun Bata-Bata Desa Campaka Kec. Pasongsongan Kab. Sumenep.
Pro Rakyatonline.Id, Sumenep
Menuai kontra, keberadaan Pekerjaan rabat beton di Dusun Bata-Bata Desa Campaka Kec. Pasongsongan Kab. Sumenep, tanpa papan nama.
Banyak pihak menanyakan proyek Rabat Beton itu sengaja difiktifkan oleh pelaksana dengan tidak adanya papan nama dan tidak diketahui jumlah anggarannya berapa.
Tidak hanya itu, bahkan tudingan miring itu menuai pro kontra dikalangan aktifis di Kab. Sumenep, ada yang mengatakan, jika kegiatan proyek rabat beton itu dinilai tidak memenuhi standart kwalitas yang baik, hal ini berdampak kepada lemahnya pengawasan proyek tersebut. Tudingnya
Ada yang dengan sengaja melakukan survey ke lokasi dan melihat langsung keberadaan Proyek pekerjaan rabat beton, dan ada Indikasi pekerjaan itu di fiktifkan, setelah melihat keberadaan pekerjaan rabat beton itu mengelupas, padahal baru seumur jagung.
Hal ini, Semakin jelas, jika keberadaan pembuatan lapisan permukaan beton dengan campuran semen, pasir, dan kerikil berdensitas rendah, itu terindikasi disalahgunakan untuk meraih banyak keuntungan oleh pelaksana kegiatan.
Dugaan kecurigaan ini menuai komplik kecemburuan sosial, setelah melihat kondisi rabat beton di Dusun Bata-Bata Desa Campaka itu terindikasi ada permainan pelaksana yang mengarah kepada tindak pidana korupsi.
Makanya, pekerjaan yang semestinya dimaksimalkan itu tidak tercapai dengan baik, dan terkesan amburadul dan acak-acakan.
Kegiatan ini perlu diapresiasi, baik melalui tulisan reporter dengan tujuan untuk mengajak lapisan masyarakat sadar diri, bahwa keberadaan pekerjaan rabat beton itu untuk kepentigan orang banyak.
Untuk itu, Pemerintah Daerah Kab. Sumenep, diminta agar segera turun tangan terkait laporan warga atau temuan pegiat sosial di bawah, sebab, jika tidak segera diselesaikan, kemungkinan terbesar akan berdampak kepada hal-hal yang lebih besar.
Oleh karenanya, Pelaksana kegiatan Rabat Beton ini harus bisa memberikan penjelasan sedetil-detilnya terkait anggaran dan pelaksanaan pekerjaan yang dinilai kurang memenuhi standart.
Terkait Pekerjaan rabat beton, setidaknya pelaksana mengetahui, dasar dan fungsi rabat beton sebagai alas atau lapisan pelindung yang rata dan kuat untuk proyek konstruksi, seperti jalan setapak, dan area kerja lainnya.
Tujuannya adalah untuk menciptakan permukaan yang stabil, rata, dan bersih, sehingga memudahkan pengerjaan struktur di atasnya dari kelembaban atau bahan kimia tanah.
Jadi, apabila pekerjaan rabat beton itu di nilai asal-asalan dan tidak memenuhi standart, maka jelas, pekerjaan tersebut berdampak kepada penyalahgunaan anggaran, dan hal seperti itu patut untuk di curigai.
Melalui pemberitaan ini, saya ingin mengajak banyak pihak untuk sama-sama melakukan survey dan monitoring ke Dusun Bata-Bata Desa Campaka Kec. Pasongsongan Kab. Sumenep.
Intinya dengan berdasarkan berita yang ditulis media ini, setidaknya menjadi atensi publik untuk dijadikan referensi bagi pemerintah dalam melakukan control pengawasan pekerjaan ke bawah. (AM)





